Apakah Umrah Bisa Dilakukan Menjelang Haji? Ini Penjelasan Resminya

Pertanyaan seputar boleh atau tidaknya umrah dilakukan menjelang musim haji sering muncul di kalangan calon jamaah. Tidak sedikit yang berencana berangkat umrah di bulan-bulan sebelum Dzulhijjah, namun masih ragu karena mendengar adanya pembatasan atau penutupan umrah.

Agar tidak simpang siur, mari kita bahas penjelasan resminya berdasarkan kebijakan Arab Saudi dan praktik yang berlaku setiap tahun.


Umrah dan Haji: Dua Ibadah, Dua Musim Berbeda

Secara syariat, umrah dan haji adalah dua ibadah yang berbeda. Umrah dapat dilakukan sepanjang tahun, sedangkan haji hanya dilaksanakan pada waktu tertentu di bulan Dzulhijjah.

Namun, dalam praktiknya, pemerintah Arab Saudi menetapkan pembagian musim untuk menjaga kelancaran ibadah dan mengatur jutaan jamaah dari seluruh dunia.

Karena itulah, walaupun umrah secara hukum boleh kapan saja, secara regulasi ada masa tertentu di mana umrah dibatasi atau dihentikan sementara.


Apakah Umrah Bisa Dilakukan Menjelang Musim Haji?

Jawabannya: bisa, tetapi dengan batasan waktu tertentu.

Biasanya, umrah masih diperbolehkan hingga beberapa waktu sebelum puncak musim haji. Setelah itu, pemerintah Arab Saudi akan:

  • Menutup penerbitan visa umrah

  • Membatasi kedatangan jamaah non-haji

  • Mengalihkan seluruh layanan ke persiapan ibadah haji

Penutupan ini dilakukan bukan untuk melarang ibadah, tetapi demi keselamatan dan kenyamanan jamaah haji yang jumlahnya sangat besar.


Kapan Biasanya Umrah Ditutup Menjelang Haji?

Setiap tahun, tanggal pastinya bisa berbeda, tetapi secara umum:

  • Penerbitan visa umrah dihentikan beberapa minggu sebelum masuk Dzulhijjah

  • Jamaah umrah diwajibkan sudah keluar dari Arab Saudi sebelum puncak haji

  • Setelah periode tersebut, hanya jamaah dengan visa haji yang diperbolehkan berada di Makkah

Karena itu, jamaah yang ingin umrah menjelang haji harus benar-benar memperhatikan timeline resmi.


Kenapa Pemerintah Arab Saudi Menutup Umrah Menjelang Haji?

Ada beberapa alasan utama:

1. Kepadatan Jamaah
Musim haji menghadirkan jutaan jamaah dari seluruh dunia. Penutupan umrah membantu mengurangi penumpukan massa.

2. Keamanan dan Keselamatan
Pengaturan arus jamaah menjadi lebih fokus agar ibadah haji berjalan tertib dan aman.

3. Optimalisasi Layanan Haji
Hotel, transportasi, dan petugas difokuskan untuk melayani jamaah haji.


Bagaimana Jika Jamaah Sudah di Makkah dengan Visa Umrah?

Jamaah dengan visa umrah tidak diperbolehkan mengikuti ibadah haji, kecuali memiliki visa haji resmi. Jika melewati batas waktu kepulangan yang ditentukan, jamaah bisa terkena sanksi sesuai aturan imigrasi Arab Saudi.

Inilah sebabnya ketepatan jadwal sangat penting, dan jamaah dianjurkan berangkat melalui travel resmi yang memahami regulasi.


Tips Aman Umrah Menjelang Musim Haji

Agar ibadah tetap aman dan nyaman, berikut beberapa tips penting:

  • Pastikan jadwal keberangkatan jauh sebelum penutupan visa

  • Pilih travel umrah yang transparan soal timeline

  • Hindari jadwal yang terlalu mepet dengan musim haji

  • Ikuti seluruh arahan resmi dari pembimbing dan travel


Peran Travel Resmi dalam Mengawal Jamaah

Di sinilah pentingnya memilih travel umrah yang amanah. Travel yang baik akan:

  • Menginformasikan kebijakan terbaru

  • Menyesuaikan program dengan aturan resmi

  • Memastikan jamaah berangkat dan pulang sesuai ketentuan

Najah Amanah Tour berkomitmen mendampingi jamaah dengan informasi yang jelas dan sesuai regulasi, agar ibadah dapat dijalani dengan tenang tanpa rasa waswas.


Kesimpulan

Umrah masih bisa dilakukan menjelang musim haji, selama mengikuti batas waktu dan kebijakan resmi yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi. Yang perlu dihindari adalah berangkat tanpa pemahaman aturan, karena dapat berisiko pada kelancaran ibadah.

Dengan perencanaan yang matang, informasi yang benar, dan pendampingan travel terpercaya, insyaAllah umrah tetap bisa dijalani dengan aman dan penuh keberkahan 🤲🕋