Bagi banyak Muslim, berangkat umrah bukan hanya tentang perjalanan pribadi, tapi impian untuk bisa beribadah bersama keluarga tercinta. Sujud di depan Ka’bah bersama pasangan, orang tua, atau anak-anak adalah cita-cita yang sering terucap dalam doa.
Namun kita juga sadar, berangkat umrah bersama keluarga membutuhkan banyak ikhtiar:
mulai dari rezeki, kesehatan, waktu, hingga kesiapan hati. Karena itu, selain menabung dan merencanakan perjalanan, doa menjadi kunci utama yang tidak boleh dilupakan.
Umrah Bersama Keluarga: Impian yang Penuh Keberkahan
Beribadah bersama keluarga memiliki keutamaan tersendiri. Selain mempererat hubungan, momen ini juga menjadi sarana menanamkan nilai iman dalam rumah tangga.
Bayangkan:
-
shalat berjamaah di Masjidil Haram,
-
thawaf bersama pasangan,
-
anak-anak belajar berdoa langsung di depan Ka’bah.
Ini bukan hanya perjalanan fisik, tapi perjalanan iman seluruh keluarga.
Doa Utama Agar Dimudahkan Berangkat Umrah
Berikut doa yang sering diamalkan para ulama dan jamaah agar Allah memudahkan langkah ke Baitullah:
اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا زِيَارَةَ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ ﷺ مَعَ أَهْلِنَا وَأَحِبَّتِنَا فِي عَافِيَةٍ وَيُسْرٍ وَبَرَكَةٍ
Artinya:
“Ya Allah, karuniakanlah kepada kami rezeki untuk berkunjung ke rumah-Mu yang mulia dan ke makam Nabi-Mu Muhammad ﷺ bersama keluarga dan orang-orang yang kami cintai, dalam keadaan sehat, mudah, dan penuh berkah.”
Doa ini mencakup:
-
permohonan rezeki,
-
kebersamaan keluarga,
-
kesehatan,
-
dan kemudahan perjalanan.
Doa Singkat yang Bisa Dibaca Setiap Hari
Selain doa di atas, ada juga doa singkat yang mudah dihafal:
اللهم يسر لنا العمرة مع أهلنا
Artinya:
“Ya Allah, mudahkanlah kami untuk menunaikan umrah bersama keluarga kami.”
Doa sederhana, tapi sangat kuat jika dibaca dengan istiqamah.
Waktu Terbaik Membaca Doa
Agar doa lebih mustajab, bacalah pada waktu-waktu utama:
-
setelah shalat fardhu,
-
di sepertiga malam,
-
saat sujud,
-
di hari Jumat,
-
saat berpuasa.
Terutama ketika hati sedang tenang dan penuh harap.
Ikhtiar Nyata Selain Doa
Doa harus disertai dengan usaha. Beberapa ikhtiar yang bisa dilakukan:
1. Menabung Khusus Umrah Keluarga
Sisihkan rezeki secara rutin, meski sedikit.
2. Niatkan Sejak Dini
Tanamkan dalam hati: “Saya ingin umrah bersama keluarga karena Allah.”
3. Jaga Hubungan Keluarga
Doa lebih mudah naik dari rumah yang penuh kasih sayang dan saling memaafkan.
4. Perbanyak Sedekah
Banyak jamaah bersaksi, rezeki umrah sering datang setelah rajin sedekah.
Kisah Nyata Jamaah: Berangkat Karena Doa
Tidak sedikit jamaah Najah Amanah Tour yang awalnya berkata:
“Kami hanya bisa berdoa, belum ada biaya.”
Namun seiring waktu:
-
rezeki datang tak disangka,
-
anak membantu orang tua,
-
atau ada jalan dari usaha yang tak terduga.
Seolah Allah berkata:
“Aku dengar doamu, sekarang bersiaplah.”
Penutup: Umrah Bersama Keluarga adalah Undangan dari Allah
Berangkat umrah bukan sekadar mampu secara finansial, tapi karena dipanggil oleh Allah. Banyak orang punya uang, tapi belum tentu berangkat. Sebaliknya, banyak yang awalnya tidak punya apa-apa, tapi akhirnya sampai di depan Ka’bah.
Teruslah berdoa.
Teruslah berharap.
Teruslah menata niat.
Karena jika Allah sudah mengundang,
jarak sejauh apa pun akan terasa dekat,
dan biaya sebesar apa pun akan terasa ringan.
Semoga Allah memudahkan kita semua untuk suatu hari berkata:
“Ya Allah, Engkau benar-benar mengabulkan doa kami… kami datang bersama keluarga.” 🤍🕋 Aamiin.




