Trik Jaga Stamina Agar Tetap Bugar Saat Berpuasa

Berpuasa bukan alasan untuk lemas seharian. Justru di bulan puasa, tubuh dilatih untuk bekerja lebih teratur, hati lebih tenang, dan ibadah lebih fokus. Namun, tanpa persiapan yang tepat, stamina bisa cepat turun—apalagi bagi jamaah yang tetap beraktivitas atau sedang bersiap menjalani umrah.

Kabar baiknya, stamina tetap bisa terjaga saat puasa, asal tahu caranya. Berikut beberapa trik sederhana namun efektif agar tubuh tetap bugar dari sahur hingga berbuka.

1. Jangan Sepelekan Sahur (Meski Hanya Sedikit)

Sahur bukan sekadar formalitas. Ia adalah bahan bakar utama tubuh sepanjang hari. Jika tidak sempat makan berat, setidaknya konsumsi:

  • Karbohidrat kompleks (nasi merah, oatmeal, roti gandum)

  • Protein ringan (telur, tahu, tempe)

  • Buah atau kurma

  • Air putih yang cukup

Rasulullah ﷺ menyebut sahur sebagai makanan penuh keberkahan. Bukan hanya secara spiritual, tapi juga secara fisik.

2. Atur Pola Minum dengan Strategi, Bukan Sekadar Banyak

Minum banyak sekaligus saat sahur justru bisa membuat tubuh cepat lemas. Gunakan pola 2–4–2:

  • 2 gelas saat berbuka

  • 4 gelas antara berbuka dan tidur

  • 2 gelas saat sahur

Hindari minuman terlalu manis dan berkafein berlebihan karena bisa memicu dehidrasi.

3. Pilih Menu Berbuka yang Ramah Stamina

Godaan gorengan dan minuman manis memang besar, tapi jika berlebihan justru bikin tubuh “jatuh” setelahnya.

Tips berbuka yang aman:

  • Awali dengan air dan kurma

  • Makan porsi wajar, jangan langsung berlebihan

  • Seimbangkan karbohidrat, protein, dan sayur

Tubuh yang tidak “kaget” saat berbuka akan lebih cepat pulih dan siap beribadah malam.

4. Tetap Bergerak, Tapi Jangan Memforsir Diri

Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak sama sekali. Aktivitas ringan justru membantu menjaga metabolisme.

Yang dianjurkan:

  • Jalan santai setelah Subuh atau menjelang berbuka

  • Peregangan ringan di rumah

  • Hindari olahraga berat di siang hari

Bagi jamaah umrah, mengatur tempo saat thawaf dan sa’i adalah kunci menjaga stamina.

5. Jaga Kualitas Tidur, Bukan Sekadar Lama Tidur

Tidur yang cukup tapi tidak berkualitas sama saja. Usahakan:

  • Tidur lebih awal setelah tarawih

  • Kurangi main gawai sebelum tidur

  • Manfaatkan tidur siang singkat (power nap)

Tubuh yang cukup istirahat akan lebih kuat menghadapi puasa dan aktivitas ibadah.

6. Kelola Emosi dan Pikiran

Lelah saat puasa sering kali bukan hanya soal fisik, tapi juga mental dan emosi. Marah, stres, dan overthinking bisa menguras energi lebih cepat daripada aktivitas fisik.

Perbanyak:

  • Dzikir ringan

  • Membaca Al-Qur’an

  • Mengatur napas dan bersabar

Hati yang tenang membuat tubuh lebih kuat.

Puasa bukan tentang menahan lapar semata, tapi tentang mengelola diri secara utuh—tubuh, pikiran, dan hati. Dengan pola yang tepat, puasa justru membuat kita lebih sehat, lebih fokus, dan lebih siap menjalani ibadah.

Semoga Ramadhan dan ibadah puasa kita menjadi sarana menguatkan fisik sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bersama Najah Amanah Tour, kami percaya bahwa ibadah yang baik dimulai dari tubuh yang dijaga dengan bijak. 🤍