najahumroh.com – Kalau kamu sedang merencanakan perjalanan ke Arab Saudi—baik untuk umroh, haji, atau sekadar wisata religi—mencicipi kuliner khasnya adalah pengalaman yang sayang banget kalau dilewatkan. Makanannya penuh rempah, aromanya menggoda, porsinya bikin puas, dan yang paling penting: ini bagian dari mengenal budaya Tanah Suci.
Buat jamaah yang berangkat bareng Najah Amanah Tour, kuliner Arab biasanya jadi salah satu momen paling seru selama perjalanan. Nah, biar kamu nggak bingung mau coba apa dulu, ini dia 8 makanan khas Arab Saudi yang wajib dicicipi!
1. Kabsa — Nasi Rempah Paling Legendaris
Kabsa adalah ikon kuliner Arab Saudi. Nasi berbumbu ini dimasak bersama rempah aromatik dan disajikan dengan ayam atau kambing yang empuk.
Biasanya jamaah Najah banyak yang bilang kabsa adalah menu pertama yang bikin mereka langsung jatuh cinta sama kuliner Arab.
2. Mandi — Mirip Kabsa Tapi Lebih Lembut
Nasi mandi punya tekstur lebih ringan dibanding kabsa, karena dimasak menggunakan teknik steam. Dagingnya lembut sekali dan aromanya khas.
Saat perjalanan umroh, hidangan ini sering jadi menu favorit di restoran-restoran dekat Masjidil Haram.
3. Mutabbaq — Martabak Versi Arab
Mutabbaq adalah jajanan lezat yang cocok dimakan sore atau malam hari. Kulitnya tipis renyah, isiannya gurih dan berempah.
Biasanya jamaah yang sore-sore jalan di sekitar hotel pasti nemu penjual mutabbaq yang aromanya menggoda banget.
4. Hummus — Saus Creamy Kaya Nutrisi
Hummus terbuat dari kacang arab yang dihaluskan dan dicampur lemon serta tahini.
Cocok banget dipadukan dengan roti khubz, dan jadi salah satu makanan wajib coba untuk kamu yang penasaran dengan rasa asli makanan Timur Tengah.
5. Shawarma — Camilan Cepat yang Nagih
Shawarma adalah kebab versi Arab yang gampang ditemukan di mana-mana.
Baik pagi sebelum ziarah atau malam setelah shalat di Masjid Nabawi, shawarma sering jadi penyelamat perut jamaah karena cepat, praktis, dan enak.
6. Roti Khubz — Teman Setia Segala Hidangan
Khubz adalah roti pipih yang disajikan hampir di setiap restoran Arab.
Biasanya diberikan gratis dan cocok banget untuk dicelup ke hummus, kari ayam, atau daging kambing. Simpel, tapi bikin nagih!
7. Jareesh — Bubur Gandum Khas Arab
Buat yang suka makanan lembut dan hangat, jareesh bisa jadi pilihan.
Terbuat dari gandum yang dimasak lama hingga creamy, makanan ini cocok untuk santapan malam sambil istirahat setelah jadwal ibadah.
8. Sambosa — Camilan Renyah yang Wajib Dicoba
Sambosa adalah pastel ala Timur Tengah. Kulitnya tipis renyah, isiannya variatif: daging, sayur, atau kentang berbumbu.
Di bulan Ramadan, sambosa jadi primadona, tapi tenang—hari biasa pun tetap mudah ditemukan.
🌟 Nikmati Kuliner Arab Sambil Umroh Bersama Najah Amanah Tour
Menjelajahi makanan khas Arab Saudi akan terasa jauh lebih seru dan nyaman kalau perjalananmu ditangani oleh Najah Amanah Tour.
Dengan pengalaman, pelayanan ramah, dan jadwal yang tertata, jamaah bisa:
-
Fokus ibadah dengan tenang
-
Jalan-jalan kuliner tanpa kebingungan
-
Dapat rekomendasi restoran halal & aman
-
Dibimbing oleh pendamping berpengalaman
Jadi selain dapat pengalaman spiritual, kamu juga bisa merasakan wisata kuliner khas yang autentik selama berada di Tanah Suci.




